RajaKomen

Ini Dia Spesifikasi Pistol Glock 17 yang Sedang Viral di Kasus Penembakan Brigadir J

18 Jul 2022  |  557x | Ditulis oleh : Admin
Ini Dia Spesifikasi  Pistol Glock 17 yang Sedang Viral di Kasus Penembakan Brigadir J

Belakangan ini memang nama pistol Glock 17 kerap disebut-sebut karena terkait dengan kasus penembakan Brigadir J. Senjata api atau senpi ini digunakan Bharada E dalam baku tembak pada Jumat, 8 Juli 2022 lalu dengan Brigadir Nopriansah Yosua Hutabarat atau Brigadir J dirumah Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan atau Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo. Penggunaan pistol Glock 17 oleh Bharada E dinilai janggal lantaran pangkatnya yang masih tamtama tersebut sebenarnya tak di izin menggunakan senjata jenis ini.

Glock 17 merupakan salah satu senjata api atau senpi jenis pistol yang digunakan kepolisian Indonesia, seperti dikutip dari dokumen lemdik.polri.go.id. Glock 17 merupakan pistol keluaran Glock GmbH milik Gaston Glock. Gaston sendiri bukanlah orang yang paham senjata. Pistol pertama Gaston Glock pada awalnya dirancang untuk memenangkan kontrak untuk memasok senjata kepada Angkatan Darat Austria.

Dia adalah seseorang yang hanya mempelajari, tetapi tidak pernah merancang pistolnya sendiri, seperti ditulis laman nationalinterest.org. Mengutip situs resmi Glock, us.glock.com, Gaston Glock mendirikan bisnis pada 1963 di Deutsch-Wagram, Austria di mana perusahaan pertama berdiri. Seiring waktu, selain di Wagram, Gaston juga mendirikan perusahaan di Ferlach di Austria, di Bratislava, Slovakia, dan di Smyrna, Georgia Amerika Serikat. Yang terakhir disebut merupakan anak perusahaan Glock pertama yang didirikan pada 1986.

Senjata api jenis Glock 17 dibuat pada 1982. Senjata ini dirancang untuk para profesional, dan telah digunakan oleh petugas penegak hukum dan personel militer di seluruh dunia. Sesuai namanya, Glock 17 memiliki kapasitas magasin sebanyak 17 peluru. Dengan sistem keamanan “Safe Action”, pistol ini diklaim aman, mudah, dan cepat, sehingga dapat diandalkan dalam situasi kritis.

Selain versi orisinal, Glock 17, ada beberapa varian Glock yang terus dikembangkan, di antaranya yaitu Glock G44, Glock G19, Glock 42, seri Glock .40 S&W, seri .45 Otomatis, seri 0,45 GAP, dan seri 10mm Otomatis. Glock G44 dirancang untuk pemula maupun untuk praktik meningkatkan pengalaman menambak. Pistol ini didesain menggunakan kaliber 22 serta rekoil yang ringan dan rendah, sehingga kontrolnya lebih optimal.

Penyidik menunjukkan hasil tembakan yang mengenai sasaran sebuah kaca saat uji balistik terkait dengan peristiwa peluru nyasar ke Gedung DPR di Mako Brimob, Depok, Selasa, 23 Oktober 2018. Uji balistik dilakukan dengan senjata Glock 17 yang digunakan tersangka. TEMPO/M Taufan Rengganis Glock G19 hampir sama seperti Glock G1, tetapi dimensinya lebih kecil. Pistol ini memiliki kaliber 9x19 milimeter dengan kapasitas magasin 15. Panjang barel mencapai 102 milimeter, dan bobot tanpa magasin seberat 600 gram, serta bobot dengan magasin penuh 855 gram.

Sedangkan Glock 42 diperuntukkan bagi pengguna yang ingin pistol kecil. Pistol ini dikenal juga dengan sebutan 380 Auto. Meski kecil, beratnya saat terisi magasin penuh mencapai 940 gram. Glock 42 menggunakan kaliber 357 dengan kapasitas magasin sebanyak 15. Beberapa Seri 40 S&W yaitu Glock G22, Glock G23, Glock G24, Glock G27, dan Glock G35. Sementara untuk varian Seri .45 Otomatis yaitu Glock G21 Gen4, Glock G30 Gen4, Glock G36, Glock G41 Gen4. Untuk Seri 0,45 GAP, variannya yaitu Glock G37, Glock G38, dan Glock 3G9. Sedangkan Seri 10mm Otomatis memiliki lima macam varian, Glock G20 Gen4, Glock G20 SF, Glock G29 Gen4, dan Glock G29 SF, serat Glock G40 Gen4.

Itulah spesifikasi, sejarah dan jenis lainnya dari pistol Glock 17 yang viral terkait penembakan Brigadir J. tidak ada salahnya kita juga mengetahui jenis pistol terutama jenis Glock 17 ini, selain menambah ilmu juga bisa menghilangkan rasa penasaran kita tentang pistol ini. Semoga bermanfaat!

Baca Juga: